Laman

Sabtu, 13 November 2010

TIPE STRUKTUR TANAH PLATY (LEMPENG)
Tanah adalah bagian kerak bumi yang tersusun atas mineral dan bahan organik.Tanah sangat berperan dalam kehidupan makhluk hidup di bumi karena tanah membantu pertumbuhan tumbuhan dengan menyediakan hara,air dan unsur-unsur yang di perlukan tumbuhan untuk tumbuh sekaligus sebagai penopang akar Tanah juga menjadi habitat hidup bagi makhluk mikroorganisme.Bagi sebagian besar hewan darat, tanah menjadi tempat untuk hidup dan bergerak.Dari segi klimatologi, tanah memegang peranan penting sebagai penyimpan air dan menekan erosi, meskipun tanah sendiri juga dapat tererosi.Komposisi tanah berbeda-beda pada satu lokasi dengan lokasi yang lain. Air dan udara merupakan bagian dari tanah.
Struktur tanah merupakan susunan ikat an partikel tanah satu sama lain. Ikatan tanah berbentuk sebagai agregat tanah. Apabila syarat agregat tanah terpenuhi maka dengan sendirinya tanpa sebab dari luar disebut ped, sedangkan ikatan yang merupakan gumpalan tanah yang sudah terbentuk akibat penggarapan tanah disebut clod. Untuk mendapatkan struktur tanah yang baik dan valid harus dengan melakukan kegiatan dilapangan, sedang laboratorium elatif sukar terutama dalam mempertahankan keasliannya dari bentuk agregatnya. Pengamatan dilapangan pada umumnya didasarkan atas type struktur, klas struktur dan derajat struktur. Ada macam-macam tipe tanah dan pembagian menjadi bermacam-macam klas pula. Di sini akan dibagi menjadi 7 type tanah yaitu : type lempeng ( platy ), type tiang, type gumpal ( blocky ), type remah ( crumb ), type granulair, type butir tunggal dan type pejal ( masif ). Dengan pembagian klas yaitu dengan fase sangat halus, halus, sedang, kasar dan sangat kasar. Untuk semua type tanah dengan ukuran klas berbeda-beda untuk masing-masing type. Berdasarkan tegas dan tidaknya agregat tanah dibedakan atas : tanah tidak beragregat dengan struktur pejal atau berbutir tunggal, tanah lemah ( weak ) yaitu tanah yang jika tersinggung mudah pecah menjadi pecahan-pecahan yang masih dapat terbagi lagi menjadi sangat lemah dan agak lemah tanah sedang/cukup yaitu tanah berbentuk agregat yang jelas yang masih dapat dipecahkan, tanah kuat ( strong ) yaitu tanah yang telah membentuk agregat yang tahan lama dan jika dipecah terasa ada tahanan serta dibedakan lagi atas sangat kuat dan cukupan (Baver, 1961 ).
Untuk tanah bertipe struktur lempeng sendiri merupakan salah satu dari tujuh tipe tanah yang dapat di ketahui.struktur lempeng adalahbentuk gumpalan tanah yang menyerupai lempengan-lempengan pipih atau keping yang dapat mempengaruhi porositas tanah, struktur ini ditemukan di horison A2 atau pada lapisan padas liat, Pada struktur platy, unit-unitnya datar dan seperti pelat. Struktur ini secara umum diorentasikan secara horizontal. Bentuk special, struktur platy lentikular, dikenal sebagai pelat yang tengahnya paling tebal dan tipis pada tepinya. Struktur platy biasanya ditemukan pada sub permukaan tanah yang subjeknya luluh atau memadat karena hewan atau mesin. Pelat ini dapat dipisahkan dengan sedikit gaya dengan mengumpil lapisan horizontal denan pisau silet. Struktur platy cenderung menghalangi gerakan air untuk turun ke bawah dan akar tanaman menembus tanah. struktur tanah ini berbentuk seperti buku,sehingga porositas tanah sangat kecil,karena air tidak dapat lolos dengan baik,disebabkan oleh buku-buku tanah,hal ini juga dipengaruhi oleh ketebalan yang ada pada tanah berbentuk lempeng,ketebalan struktur lempeng dapat dibedakan menurut ketebalannya diantaranya adalah :
1. Sangat tipis,jika ketebalannya lempengnya berkisar antara 1 mm
2. Tipis, jika ketebalannya lempengnya berkisar antara 1-2 mm
3. Sedang, jika ketebalannya lempengnya berkisar antara 2-5 mm
4. Kasar, jika ketebalannya lempengnya berkisar antara 5-10 mm
5. Sangat kasar, jika ketebalannya lempengnya berkisar lebih dari 10 mm
Dari beberapa perbedaan ketebalan tanah di atas mempunyai peranan dan pengaruh terhadap porositas tanah yang kaitannya juga dapat mempengaruhi kesuburan dan kesuburan tanah sendiri akan mempengaruhi produktifitas tanaman yang akan di tanam.semakin tebal tanah yang bertipe platy ini maka akan semakin besar juga kemampuan tanah untuk menahan air yang akan turun ke bawah,sehingga dengan tipe tanah platy yang tebal maka porositas tanah akan sangat kecil,dan begitu juga sebaliknya. Dibawah ini adalah beberapa gambar tipe struktur tanah yang dapat diketahui.


Dari uraian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa struktur tanah platy sangart berpengaruh terhadap kesuburan tanah,karena ada kaitannya juga dengan produktifitas tanah yang berpengaruh langsung terhadap produksi tanah,jadi apabila tipe struktur tanah lempeng ini kurang baik bagi lahan pertanian,karena tanahnya sulit untuk meloloskan air atau juga dapat dikatakan bahwa tingkat porositasnya sangat kecil,sehingga akar tanaman akan terhambat dan sulit untuk mencari unsure hara yang ada di dalam tanah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar